Dana Yang Terkumpul   
Muhamad rais bin H.M Yahya    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 50.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
saripin bin samat    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
muhamad lutfi aji a.p bin joko    Rp. 500.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Eman bin Pulan    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Total Dana Rp. 36.267.670

Berita Dan Kegiatan

Tabungan Yang Dapat Ditukar Dengan Surga

Di dunia ini ada begitu banyak hal yang pergi tak kunjung kembali, namun berbeda dengan untaian doa yang terucap dari mulut seorang hamba ketika meminta pada Rabb-Nya. Seuntai doa akan pergi dengan berjuta harapan dan kembali dengan ijabah. Ini menunjukan bahwa ketika kita ingin menggapai sebuah angan dan harapan di kemudian hari ada yang harus kita lakukan, apakah itu? Berusahalah dengan giat dan penuh semangat, teruslah ikhtiar dan iringilah usaha tersebut dengan doa yang ikhlas dari hati, maka yakinlah bahwa Allah swt akan mengobulkanya.

Sahabat wakaf sekalian, semua manusia menginginkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, lalu apakah yang sudah kita perbuat selama ini untuk menggapai kenikmatan yang abadi di akhirat nanti (Surga) ? Apa yang akan kita terima di akhirat kelak ? apakah kenikmatan dan kemewahan surga-Nya Allah swt ? ataukah kesengsaraan dan siksaan dari neraka jahanam ? Apa yang kita tanam itulah yang nanti akan kita tuai. Maka dari itu bekali diri dengan amalan-amalan yang akan menjembatani kita menuju ke Surga-Nya Allah swt, satu diantaranya adalah dengan berwakaf. Menabunglah di jalan Allah, mulailah investasikan harta yang kita miliki dengan berwakaf.

Misalkan hari ini kita berwakaf dengan mengeluarkan sebagian uang untuk berdonasi pada pembangunan sebuah mesjid, yakinlah bahwa Allah swt akan menggantinya dengan rizki yang lebih dari apa yang kita keluarkan, tanamkanlah didalam hati bahwa itu semua adalah tabungan kita, investasi kita untuk meraih kenikmatan di akhirat kelak.

Allah swt berfirman dalam QS.Al-Kahfi : 46 yang artinya : "harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan-amalan yang kekal dan soleh adalah lebih baik untuk menjadi harapan". 

Dari firman Allah tersebut sudah jelas bahwa apa yang kita amalkan (wakafkan) saat ini, itu dapat menjadi tumpuan yang mengukir harapan indah di akhirat nanti yaitu surga. Sebab hakikatnya wakaf adalah amalan yang sifatnya kekal, mengapa demikian ? Karena amalan tersebut dapat memberikan pahala yang akan terus mengalir walaupun orang yang berwakaf sudah meninggal dunia.

Maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa harta yang kita keluarkan (wakafkan) akan kembali Allah gantikan dengan limpahan pahala dan kenikmatan yang akan kita terima di dunia maupun di kehidupan yang abadi kelak yaitu akhirat. 

Terima kasih semoga bermanfaat. (Nandang)

Komentar