Dana Yang Terkumpul   
Muhamad rais bin H.M Yahya    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 50.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
saripin bin samat    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
muhamad lutfi aji a.p bin joko    Rp. 500.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Eman bin Pulan    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Total Dana Rp. 36.267.670

Berita Dan Kegiatan

Merayakan Lebaran Dengan Kesederhanaan

Hari Raya Idhul Fitri atau yang lebih akrab kita sebut dengan lebaran semua umat muslim menyambutnya dengan bahagia.  Pada Idul Fitri, semua berbaur menjadi satu untuk merayakan ‘hari kemenangan’ setelah berhasil melewati ujian sebulan penuh yaitu melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Idulfitri dinilai sebagai hari terlahirnya kembali setiap manusia dalam keadaan suci dan tempat turunya Al-quran serta terdapat hari Lailatul Qadr yang bertepatan pada tanggal ganjil sepuluh hari terakhir berpuasa. Siapapun boleh merayakan hari kemenangan ini, tapi ada satu hal yang perlu diingat, jangan sampai apa yang telah kita lakukan sebulan penuh itu menjadi sia-sia belaka dan dengan kesederhanaan itu lebih baik karena Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. 

Seperti kita lihat saat Ramadhan, umat islam berbondong-bondong menuju masjid dan mushalla untuk melaksanakan ibadah baik yang wajib maupun sunah. Kita harapkan keadaan seperti itu tidak hanya terjadi saat Ramadhan saja tetapi seterusnya yang dimana tempat ibadah tetap dipenuhi oleh umat islam  yang melaksanakan ibadahnya. Sikap tolong-menolong yang selama berpuasa dibulan ramadhan ini bisa berhasil dibina ke depan dan diharapkan menjadi lebih baik lagi. Rasa kesetiakawanan sosial dalam bentuk memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, diharapkan tidak hanya terjadi saat itu saja namun ke depannya tetap bisa dilakukan.

Satu hal yang perlu kita ingat, jangan sampai karena kita terlalu sukacita menyambut datangnya Idulfitri ini membuat kita lupa diri. Lupa diri dalam arti terlalu berlebih-lebihan dalam merayakan Idulfitri. Boleh saja kita merayakannya dengan membeli sesuatu yang baru atau menyediakan makanan yang lebih mewah dibanding biasanya tetapi, apa yang kita perbuat itu sebaiknya jangan sampai berlebih-lebihan atau memaksakan diri. Jika tidak mampu sebaiknya jangan memaksakan diri dengan meminjam atau menghutang sebab nantinya juga harus kita kembalikan dan ingat bahwa Allah menyukai hal yang sederhana dibandingkan dengan sifat yang berlebih-lebihan.

Semua yang perlu diingatkan adalah rayakanlah Idulfitri dengan sederhana, hindarilah dari perbuatan yang tidak baik seperti ngebut-ngebutan di jalan, mabuk-mabukan dan sebagainya yang tidak baik tidak hanya bagi diri kita sendiri namun masyarakat di sekitar kita dan hal tersebut sangat dibenci oleh Allah. Maka perbanyaklah doa atau melakukan hal-hal yang sifatnya baik terutama dengan membantu tetangga atau orang-orang yang nasibnya kurang baik jika dibanding dengan keluarga kita. 






Komentar