Dana Yang Terkumpul   
Muhamad rais bin H.M Yahya    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 50.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
saripin bin samat    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
muhamad lutfi aji a.p bin joko    Rp. 500.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Eman bin Pulan    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Total Dana Rp. 36.267.670

Berita Dan Kegiatan

Menanam Benih Kebaikan dengan Berwakaf

Kita semua mengetahui bahwa dunia adalah sarana yang akan mengantarkan kita semua menuju alam yang kekal yaitu akhirat, manusia hidup didunia memerlukan harta untuk memenuhi hajat dan keinginanya, manusia perlu makan, minum, pakaian, tempat tinggal, berkeluarga dan sebagainya, semua ini harus dicari dan diusahakan. Harta juga bisa digunakan untuk bekal beribadah kepada Allah Swt, karena dalam pelaksanaan ibadah itu sendiri tidak lepas dari harta, contohnya sholat memerlukan penutup aurat (pakaian), ibadah haji perlu biaya yang cukup besar, dan dengan harta kita bisa membayar zakat, sadaqah, berwakaf, berkurban, menolong fakir miskin dan sebagainya.

Kehadiran kita di dunia ini jangan sampai menjadi beban orang lain. Maksudnya adalah janganlah memberatkan dan menyulitkan orang lain. Dalam hubungan ini, umat Islam tidak boleh bermalas-malasan, apalagi malas bekerja untuk mencari nafkah , sehingga mengharapkan belas kasihan orang lain untuk menutupi keperluan hidup sehari-hari.

Allah swt berfirman dalam (QS.Al-Qashas : 77) Artinya : “ Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”

Kehidupan dunia dan akhirat bagaikan mata rantai yang tak terpisahkan, indahnya dunia harus dinikmati sebagai rahmat dari Allah, dan dijadikan persiapan untuk menuju kehidupan yang penuh kebahagiaan, yaitu akhirat. Lalu apakah yang harus di persiapkan untuk menjadi bekal kita di akhirat nanti ? Jawabanya adalah pergunakan dan nafkahkanlah sebagian harta  yang kita miliki dijalan yang Allah swt ridhoi, ayok kita sama-sama tunaikan kewajiban kita sebagai seorang muslim yang taat pada perintah Allah, perindahlah tutur bahasa kita dengan senantiasa bertasbih memuji keagungan-Nya, sucikan jiwa juga hati kita dengan selalu menanamkan benih kebaikan yang akan melahirkan beribu kemanfaatan yaitu dengan berwakaf mengharap ridho dan karomah Allah serta kebahagiaan banyak orang.

semoga bermanfaat..

Komentar