Dana Yang Terkumpul   
Muhamad rais bin H.M Yahya    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 50.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
saripin bin samat    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
muhamad lutfi aji a.p bin joko    Rp. 500.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Eman bin Pulan    Rp. 100.000
Endang bin nano    Rp. 100.000
Total Dana Rp. 36.267.670

Berita Dan Kegiatan

Keutamaan Melaksanakan Sahur

Melaksanakan sahur ialah hukumnya sunnah tetapi oleh para ulama sependapat bahwa makan sahur sangat ditekankan untuk dilakukan. Jika kita tidak melaksanakan sahur ditakutkan badan kita menjadi tidak stabil sehingga kita sakit dan batal dalam melaksanakan puasa. Sahur dianggap tercapai melaksanakannya walaupun hanya dengan seteguk air atau sebiji kur­ma. Penekanan bersahur itu sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW, "Siapa yang mau berpuasa hendaklah bersahur meskipun hanya sedikit." (Shahih Al-Jami’ As-Shaghir). Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengakhir­kan waktu makan sahur. Namun, demi kehati-hatian agar kita melaksanakan sahur tidak melebihi batas waktu masuk Subuh, para ulama berinisiatif membuat batasan waktu yang dikenal dengan istilah waktu imsak, yaitu waktu seseorang dianjurkan untuk menghentikan sahur beberapa menit sebelum waktu subuh tiba.

Dari Anas RA dari Zaid bin Tsabit RA mengatakan, "saya bersahur dengan Nabi, lalu Beliau SAW pergi bershalat." Kemudian ia ditanya, "berapa lama antara adzan dan sahur?" Beliau menjawab, "Kira-kira sekadar bacaan lima pu­luh ayat Alquran." (HR Bukhari-Muslim). Dalam waktu pembacaan lima puluh ayat sangatlah beragam. Namun, barangkali boleh kita sepakati di sini bahwa waktu imsak paling kecil adalah lima menit menjelang waktu Subuh tiba. Waktu sahur dikenal juga sebagai waktu doa yang terkabul (mustajab), maka selain bersahur hendaknya kita sebagai umat muslim memanfaatkan waktu sahur itu dengan shalat malam, membaca Alquran, melakukan zikir, tafakur, dan tadabbur. serta memperbanyak doa dan bertobat kepada-Nya guna memperoleh ampunan Allah. 

Sebagaimana Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran, yang artinya  "... Ya Rabb kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka. (yaitu) orang-orang yang sabar. yang benar. yang tetap taat. yang menafahkan hartanya. dan yang memohon ampun di waktu sahur." (QS 3:15-17).

Dari ayat diatas sudah jelas bahwa di dalam waktu subuh banyak terdapat keutamaan dan pahala yang berlimpah jika kita menggunakan waktunya dengan baik dan benar. Apalagi didalam bulan ramadhan sangat banyak terdapat pahala yang berlimpah, tetapi sangat disayangkan jika kita sendiri tidak bisa menggunakan waktu dengan menjalankan perintah Alah dan menjauhi larangannya, belum tentu bulan ramadhan tahun depan kita masih di beri kesempatan untuk bernafas.  


Komentar